-->

5 Gangguan Mental karena Internet dan Teknologi

5 Gangguan Mental karena Internet dan Teknologi

OtakAtik - Kemajuan teknologi membawa keuntungan bagi beberapa generasi terakhir. Hanya saja sesuatu yang positif bisa berdampak negatif bila berlebihan.

Menurut laporan Times of India, periset telah menemukan beberapa gangguan mental yang disebabkan oleh meningkatnya penggunaan internet dan teknologi oleh manusia. Berikut, 5 jenis gangguan mental disebabkan oleh Internet dan Teknologi.

5 Gangguan Mental karena Internet dan Teknologi


1. Selfitis

Selfitis merupakan kondisi mental yang membuat seseorang merasa terdorong untuk mengambil swafoto terus-menerus dan mengeksposnya di media sosial. Istilah ini mulai dikenal sejak 2014 untuk menggambarkan perilaku obsesif seseorang pada selfie. Para peneliti dari Nottingham Trent University dan Thiagarajar School of Management kemudian meneliti tentang 'selfitis’ dan menemukan enam faktor penyebabnya. Mereka yang mengidap ‘selfitis’ umumnya berusaha untuk meningkatkan kepercayaan diri, mencari perhatian, memperbaiki mood, membuat kenangan, menyatu dengan kelompok sosialnya dan bersikap kompetitif.


2. Phantom Ringing Syndrome atau Phantom Vibration Syndrome

Pernahkan kamu merasa ponsel bergetar di saku padahal itu tidak terjadi? Itu adalah phantom ringing syndrome atau Phantom Vibration Syndrome. Hal tersebut dicirikan sebagai halusinasi taktis karena otak merasakan sensasi yang tidak ada. Menurut Dr Larry Rosen, 70 persen pengguna ponsel mengalami phantom ringing syndrome. Hayo kamu juga pernah gitu kan ?

3. Efek Google

Kebanyakan percakapan di pertemuan sosial dimulai dengan, 'saya Googling beberapa hari yang lalu'. Hal itu menunjukkan betapa pentingnya Google di kehidupan manusia. Yang tidak sengaja terjadi adalah mengkondisikan pikiran manusia untuk menyimpan lebih sedikit informasi karena ia tahu bahwa semua jawaban hanya dengan beberapa klik saja. Penelitian menunjukkan akses informasi tak terbatas menyebabkan otak manusia kurang mendapat informasi.

Terlalu bergantung ama google gak baik loh !

4. Nomophobia

Nomophobia adalah suatu sindrom ketakutan jika tidak mempunyai akses ke telepon genggam atau tidak dapat menggunakan ponsel karena beberapa alasan, seperti pulsa sedikit, kehilangan sinyal. Istilah ini merupakan singkatan dari no-mobile phone phobia yang pertama kali muncul dalam suatu penelitian tahun 2010 di Britania Raya oleh YouGov yang meneliti tentang kegelisahan yang dialami di antara 2.163 pengguna telepon genggam.

Sebuah penelitian selama satu dekade menemukan 53 persen pengguna ponsel merasa cemas saat tidak dapat menggunakan telepon mereka. Separuh pengguna tidak pernah menutup ponsel mereka. Jika Anda mendapati diri anda selalu waspada terhadap notifikasi atau tanpa henti menjangkau ponsel dalam interval yang sering, saatnya melakukan detoksifikasi digital. 

5. Cyberchondria

Cyberchondria adalah gejala di mana seseorang terlalu memikirkan kondisi kesehatan mereka dan mencoba mendiagnosisnya sendiri dengan bantuan informasi yang tersedia di internet daripada mengunjungi ahli kesehatan.

Sebuah jurnal terbitan Journal of Anxiety Disorders tahun 2016 yang memuat penelitian dari Universitas Vrije Amsterdam menyatakan bahwa perilaku mencari-cari informasi seputar kesehatan melalui internet ini memang berkaitan dengan kecemasan terhadap kondisi kesehatan. 


Mencoba mencari dan menyimpulkan diagnosis menggunakan satu gejala dengan mengandalkan data di internet dapat membuat keluhan sakit kepala berubah menjadi tumor otak. Hal ini dikarenakan laman kesehatan di internet biasanya memberikan informasi mengenai suatu gejala dengan mengarahkan diagnosis dari yang paling ringan hingga paling berat. 

Namun bukan berarti keberadaan situs informasi medis dan kesehatan sepenuhnya buruk. Hal tersebut justru sebenarnya baik karena menjadi media edukasi masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan kesehatan itu sendiri.

Nah, apakah kamu mempunyai ciri-ciri seperti 5 penyakit mental ini

source : 

0 Response to "5 Gangguan Mental karena Internet dan Teknologi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel