6 Hacker (Bug Bounty) Ini Mendapatkan 14 Miliar dari Hasil Meretas Situs Perusahaan

6 Hacker (Bug Bounty) Ini Mendapatkan 14 Miliar dari Hasil Meretas Situs Perusahaan

OtakAtik - Pada 29 Agustus 2019, HackerOne, sebuah platform bagi para hacker untuk mendapatkan pekerjaan bug bounty dari perusahaan, mengumumkan ada 6 hacker yang telah mendapat 1 juta dollar amerika atau setara Rp 14 miliar dari  program bug bounty.

6 Hacker (Bug Bounty) Ini Mendapatkan 14 Miliar dari Hasil Meretas Situs Perusahaan


Berikut 6 hacker yang telah berhasil mendapatkan US$ 1 juta dari bug bounty, dikutip dari Forbes.

1. Santiago Lopez

Santiago Lopez merupakan hacker pertama yang mendapat penghasilan US$ 1 juta di HackerOne. Santiago sendiri baru berusia 19 tahun dan berasal dari Argentina. Sebelum menjadi hacker profesional, saat anak-anak ia terinspirasi dari tontonan film Hacker.

Pada 2015, Lopez mendaftar di platform HackerOne dan menyadari bahwa ia dapat menghasilkan uang dari keahliannya. "Saya adalah peretas yang sepenuhnya belajar sendiri," kata Lopez. "Dan belajar melalui internet, tutorial online, dan dengan membaca buku." Hadiah pertamanya dari bug bounty hanyalah $ 50 (Rp 705 ribu) pada tahun 2016 ketika dia berusia 16 tahun.

2. Mark Litchfield

Mark adalah hacker asal Inggris yang dikenal di platform HackerOne sebagai veteran industri. Dalam prosesnya menjadi hacker, Mark mengawali karirnya dengan mengikuti jejak kakaknya, David, yang sudah dahulu bekerja di bidang ruang keamanan sistem, lalu, David menyarankan kepada Mark untuk mengikuti kursus Windows Server NT4. Hanya tiga hari, Mark sudah lulus dari kursus tersebut.

Setelah itu, David dan Mark memulai sebuah perusahaan keamanan informasi bersama-sama, yang berfokus untuk mengungkap sebanyak mungkin kerentanan keamanan. Pada tahun 2013, barulah Mark tertarik mengikuti bug bounty untuk menambah penghasilannya.

3. Tommy DeVoss

Tommy adalah hacker berusia 35 tahun dari Amerika, yang memulai karir hackernya di sisi yang salah. Dia pernah dihukum pada tahun 2000, karena mencuri akun AOL untuk digunakan membobol komputer militer.

Setelah dua kali dipenjara, dan dihadapkan ancaman hukuman seumur hidup bila melakukan kesalahan untuk yang ketiga kaliya. Tommy pun memulai hidup baru dan bekerja di bidang IT. Setelah itu, dia menemukan platform HackerOne dan akhirnya dapat menghasilkan uang yang banyak dari bug bounty.

4. Ron Chan

Ron merupakan warga negara Hong Kong, berusia 28 tahun, yang memiliki hasrat akan teknologi. Dari ambisinya tersebut, Ron Chan memulai karir hackernya membobol perusahaan seperti  Airbnb, GitLab, PayPal, dan Uber.

Dengan pencapaiannya dan enam jutawan akan hacker lainnya, ia berharap dapat mendorong peretas lain untuk menguji keterampilan mereka. Dan menjadi bagian dari komunitas HackerOne yang mendukung dan membuat internet menjadi tempat yang jauh lebih aman.

5. Nathaniel Wakelam

Nathaniel merupakan hacker berusia 24 tahun asal Australia yang dikenal juga sebagai Naffy. Menurut HackerOne, dia merupakan sosok hacker yang tidak pernah tinggal di satu tempat selama lebih dari 30 hari, meskipun saat ini, Naffy berujar saat ini Thailand adalah markasnya.

Karir hackernya sendiri dinilai cemerlang, Naffy telah mengungkap lebih dari 700 kerentanan yang menjadikannya salah satu dari tiga peretas teratas HackerOne. Ia sudah dapat menemukan bug saat di sekolah dasar. Naffy juga sering mengikuti acara amal dengan membimbing anak-anak yang paham teknologi untuk berkarir di dunia bug bounty atau bekerja di perusahaan Gravity.

6. Frank Rosen

Frank dikenal sebagai hacker asal Swedia yang sering mengikuti program bug bounty serta menjalankan bisnis cybersecurity. Frank memiliki gagasan bahwa peretasan dilakukan haruslah didasari untuk kemanusiaan, maka dari itu terkadang penghasilannya dari bug bounty, ia berikan ke badan amal.

HackerOne sendiri beroperasi sebagai saluran keamanan cyber bagi 1.500 organisasi, termasuk, General Motors, Goldman Sachs, Google, Intel, Microsoft, Spotify, Starbucks, Twitter dan bahkan Departemen Pertahanan AS.

Nah, mana nih hacker kesukaan kamu ?

source : https://bit.ly/2QsJ2dP


0 Response to "6 Hacker (Bug Bounty) Ini Mendapatkan 14 Miliar dari Hasil Meretas Situs Perusahaan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel