-->

Pengalaman Mendapatkan Pelanggaran Channel YouTube - Teguran Pedoman Komunitas

Pengalaman Mendapatkan Pelanggaran Channel YouTube - Teguran Pedoman Komunitas


OtakAtik - Aturan dibuat untuk mengikat para penggunanya agar tidak semena-mena terhadap suatu sistem ataupun platform baik di dunia nyata hingga digital. Pelanggaran yang terjadi bisa berakibatkan berbagai hal tergantung ketentuan suatu platform. Nah, disini kita akan berbicara mengenai pelanggaran persyaratan layanan youtube.

Dari sisi pengguna, teguran youtube bisa terjadi karena berbagai alasan. Misalnya, pengguna yang tidak tahu dengan pedoman komunitas youtube ataupun tidak mau tahu yang penting channelnya bisa upload konten terbaru.

Sedangkan dari sisi YouTube, mereka tidak pandang bulu terhadap konten yang melanggar. Teguran komunitas youtube bisa terdeteksi karena beberapa faktor, seperti : judul, deskripsi, tag, thumbnail ataupun isi konten.

Jika ingin mendapatkan penjelasan yang lebih mendetail mengenai kebijakan dari pihak youtube terkait apa yang boleh atau tidak untuk materi konten pada platform mereka, silahkan di googling saja.

Baiklah, berikut ini saya akan membagikan cerita pengalaman saya mendapatkan beberapa kali teguran pedoman komunitas youtube dan tulisan ini saya buat disaat teguran tersebut masih aktif.

Pengalaman Mendapatkan Pelanggaran Channel YouTube - Teguran Pedoman Komunitas


Peringatan pada tanggal 22 September 2019

Teguran pertama yang saya dapatkan karena saya mengupload konten video yang membahas WhatsApp M#D. Saat itu saya baru mulai ngeyoutube dan tidak begitu memahami pedoman youtube itu hingga akhirnya terkena pelanggaran channel. Untungnya pelanggaran tersebut sudah berakhir dan saya pun tidak pernah lagi membahas konten berbau aplikasi M#D.

Teguran pada 13 Desember 2020

Teguran kedua ini saya dapatkan setahun kemudian setelah merasa aman-aman saja dengan konten yang saya upload selama ini. Video yang kena teguran ini baru saja beberapa diupload dan baru saja menembus angka 1000 view lebih. Padahal itu sebuah kebanggaan untuk channel yang view rata-rata video hanya ratusan.

Video yang saya upload membahas mengenai aplikasi Termux dan cukup banyak juga channel lain membahas mengenai Termux ini. Namun, menurut saya pribadi yang membuat konten saya mendapat teguran karena kata-kata yang saya gunakan di meta tags atau dalam video menyalahi pedoman komunitas youtube.

Hukuman dari teguran ini yaitu 7 hari tidak bisa mengupload video, streaming dan posting di komunitas.

Teguran pada 27 Desember 2020

Teguran ketiga ini cukup membuat saya menarik nafas panjang karena teguran ini ibarat seperti nyawa ditenggorokan. Artinya jika menerima 1 teguran lagi, maka akun atau channel youtube saya akan dihapus secara permanen.

Terkait video yang terkena teguran ini padahal video yang sudah diupload lebih dari setahun yang lalu. Video tersebut memang sudah tidak menghasilkan pundi-pundi dollar karena sudah dollar kuning tapi tetap memberikan traffik karena masih ada yang menonton. Namun apa dikata sudah naas begini, ibarat kata sudah jatuh tertimpa tangga pula.

Alasan saya tetap mempublikasi video ini karena saya juga melihat video dengan pembahasan serupa di channel orang lain tetap standby di halaman pertama youtube. Namun keberuntungan tidak berpihak kepada saya dan teguran ini membuat memperhatikan ulang semua video yang sudah pernah saya upload. Beberapa video saya private dan ada juga yang saya ubah meta tagsnya agar tidak terdeteksi konten yang melanggar pedoman komunitas youtube.

Topik pembahasan pada video ini yaitu mengenai tools atau software yang bisa dipakai oleh hacker di windows. Dari yang saya sadari kesalahan ada pada meta tags video dan saya terima dengan lapang dada.

Hukuman dari teguran ini yaitu 2 minggu tidak bisa mengupload video, streaming dan posting di komunitas.

Hukuman dari teguran ini yaitu 2 minggu tidak bisa mengupload video, streaming dan posting di komunitas.

Dari pengalaman ini saya semakin melek dengan teguran pedoman komunitas di youtube. Dulunya yang saya pahami yaitu 3 kali kena teguran channel dihapus permanen. Sekarang aturannya jadi kelihatan lebih jelas karena 3 kali teguran dihapus permanen itu apabila teguran yang kita dapatkan berturut-turut di channel kita dalam jangka 3 bulan sejak teguran pertama.

2 teguran terakhir ini akan berakhir pada bulan Maret tahun ini yang artinya channel saya dalam kondisi yang rawan. Jadi, untuk mengupload konten terbaru harus benar-benar bisa dipastikan aman jika tidak maka selamat tinggal.

Semoga postingan Pengalaman Mendapatkan Pelanggaran Channel YouTube atau Teguran Pedoman Komunitas ini bisa berfaedah buat pembaca sekalian dan jangan lakukan kesalahan seperti yang saya lakukan ini.

0 Response to "Pengalaman Mendapatkan Pelanggaran Channel YouTube - Teguran Pedoman Komunitas"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel